Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Terciptanya Program Inovasi Daerah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Cilacap

Abstrak

Pelayanan yang efektif terjadi ketika masyarakat telah mendapatkan pelayanan yang cepat dan berkualitas dengan biaya yang terjangkau. Inovasi dalam bidang pelayanan kesehatan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan lebih dalam terkait dengan situasi ataupun kejadian secara sistematis, faktual dan akurat mengenai inovasi dalam bidang kesehatan yang dilakukan oleh tiga kabupaten di Indonesia.  Populasi dalam penelitian ini adalah kabupaten yang telah melakukan inovasi dalam bidang kesehatan di daerahnya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Boyolali, Kabupaten Banyuwangi, dan pada Kabupaten Cilacap yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menekan angka kematian, terutama kematian pada ibu dan anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai daerah di Indonesia telah mulai sadar akan kesehatan. Ditandai dengan adanya inovasi di bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menekan angka kematian masyarakat, terutama kematian pada ibu dan anak. Hasil Inovasi Public Safety Centre (PSC 119) pada Kabupaten Boyolali yaitu salah satunya adalah jumlah penurunan angka kematiam dan dampak buruk akibat kecelakaan di Boyolali. Selain itu, dengan adanya inovasi SAKINA (Stop Angka Kematian Ibu dan Anak) pada Kabupaten Banyuwangi yaitu selama tiga tahun terakhir,berkat outputtersebut mampu menyelamatkan 1.514 ibu melahirkan sekaligus anaknya. Puncaknya, sampai desember 2016 kematian ibu dan anak menjadi zero. Selain itu, setelah adanya Inovasi Gerak Cepat, Cermat dan Tepat Pelayanan Rawat Jalan 10 Menit di UPT Puskesmas Sampang Kabupaten Cilacap, sudah tidak ada antrian / lama dipendaftaran, ruang periksa dan pelayanan obat karena semua proses pelayanan dilaksanakan dalam waktu 10 menit Ruang pelayanan dan sarana prasarana sudah memenuhi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Galleys

Diterbitkan

2021-04-30

Kesalahan validasi:

Failed to locate the main schema resource at 'https://www.crossref.org/schemas/crossref4.3.6.xsd'.

Invalid XML:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<doi_batch xmlns="http://www.crossref.org/schema/4.3.6" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1" xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" version="4.3.6" xsi:schemaLocation="http://www.crossref.org/schema/4.3.6 https://www.crossref.org/schemas/crossref4.3.6.xsd">
  <head>
    <doi_batch_id>_1787331527</doi_batch_id>
    <timestamp>1787331527</timestamp>
    <depositor>
      <depositor_name>Wanda Tifani Arantika</depositor_name>
      <email_address>inovbook@gmail.com</email_address>
    </depositor>
    <registrant>Inovbook</registrant>
  </head>
  <body>
    <journal>
      <journal_metadata>
        <full_title>Jurnal Studi Inovasi</full_title>
        <abbrev_title>jsi</abbrev_title>
        <issn media_type="electronic">2775-0922</issn>
      </journal_metadata>
      <journal_issue>
        <publication_date media_type="online">
          <month>01</month>
          <day>26</day>
          <year>2026</year>
        </publication_date>
        <journal_volume>
          <volume>5</volume>
        </journal_volume>
        <issue>1</issue>
        <doi_data>
          <doi>10.52000/jsi.v5i1</doi>
          <resource>https://jurnal.studiinovasi.id/jsi/issue/view/20</resource>
        </doi_data>
      </journal_issue>
      <journal_article xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1" xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" publication_type="full_text" metadata_distribution_opts="any">
        <titles>
          <title>INNOVATION IN VILLAGE GOVERNMENT IMPLEMENTATION MANAGEMENT THROUGH E-VILLAGE BUDGETING (EVB) IN BANYUWANGI REGENCY AND RESTORATION OF VILLAGE ASSET ARCHIVES (REST AREA) IN EAST JAVA PROVINCE </title>
        </titles>
        <contributors>
          <person_name contributor_role="author" sequence="first" language="en">
            <given_name>Adi</given_name>
            <surname>Suhendra vmi</surname>
            <alt-name>
              <name language="id">
                <surname>Suhendra vmi</surname>
                <given_name>Adi</given_name>
              </name>
            </alt-name>
          </person_name>
        </contributors>
        <jats:abstract xmlns:jats="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/JATS1">
          <jats:p>This study is about innovation in strengthening village administration management through E-Village Budgeting (EVB) in Banyuwangi Regency and Village Asset Archive Restoration (REST AREA) in East Java Province. The E-Village Budgeting (EVB) innovation is an online-based village financial management system that includes planning, financial administration, and financial accountability or reporting for villages. The Village Asset Archive Restoration (REST AREA) innovation is an innovation program for preservation, including the handling, repair, and rescue of village asset archives and information. These two innovations have given rise to various strategies that offer conveniences in the administration of village government activities in the areas of financial management and village asset archiving. This study uses a qualitative research approach. Data collection was conducted using the literature review technique. A literature review is a systematic examination of critical scientific literature in analyzing, evaluating, and synthesizing research findings, theories, and practices. A literature review provides an overview of developments in a particular topic. The result of the E-Village Budgeting (EVB) innovation is the creation of a website-based village financial management application to facilitate village governments in an orderly, transparent, and accountable manner in planning, budgeting, administration, accountability, and reporting of village finances in the Banyuwangi Regency ( ). The result of the Village Asset Archive Restoration (REST AREA) innovation is an improvement in the delivery of public services by village governments in East Java Province through an innovation program for the preservation and rescue of high-value village asset archives and the guarantee of protection of the civil rights of the people from the possibility of loss and damage.</jats:p>
        </jats:abstract>
        <publication_date media_type="online">
          <month>01</month>
          <day>26</day>
          <year>2026</year>
        </publication_date>
        <pages>
          <first_page>44</first_page>
          <last_page>54</last_page>
        </pages>
        <ai:program xmlns:ai="http://www.crossref.org/AccessIndicators.xsd" name="AccessIndicators">
          <ai:license_ref>https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</ai:license_ref>
        </ai:program>
        <doi_data>
          <doi>10.52000/jsi.v5i1.187</doi>
          <resource>https://jurnal.studiinovasi.id/jsi/article/view/187</resource>
          <collection property="crawler-based">
            <item crawler="iParadigms">
              <resource>https://jurnal.studiinovasi.id/jsi/article/download/187/100</resource>
            </item>
          </collection>
          <collection property="text-mining">
            <item>
              <resource mime_type="application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document">https://jurnal.studiinovasi.id/jsi/article/download/187/100</resource>
            </item>
          </collection>
        </doi_data>
      </journal_article>
    </journal>
  </body>
</doi_batch>

Tidak dapat mengubah objek yang dipilih.